Dermapen (Microneedling): Downtime
- Gambaran umum downtime
- Perjalanan dari hari tindakan hingga hasil akhir
- Gejala yang sering muncul
- Kapan boleh melakukan apa? (pembatasan aktivitas)
- Tentang nyeri dan anestesi
- Tips mempercepat pemulihan
- Risiko dan efek samping (apa adanya)
- Jarak dan kombinasi dengan prosedur lain
- Cocok untuk siapa / perlu pertimbangan ekstra
- Pertanyaan yang sering diajukan
Gambaran umum downtime
Kemerahan dan perih diperkirakan berlangsung dari hari tindakan hingga 2–3 hari. Bintik-bintik kemerahan atau tekstur kasar bisa tersisa beberapa hari. Makeup umumnya bisa dilakukan sejak keesokan harinya, sehingga mudah disamarkan.
Perkiraan downtime adalah Sekitar 2–7 hari (kemerahan dan perih yang kuat pada hari tindakan hingga 2–3 hari. Pada pengaturan yang lebih dalam atau dengan kombinasi bahan aktif, keropeng dan pengelupasan kulit bisa berlangsung sekitar 1 minggu, dan bervariasi antar individu), dan umumnya seseorang sudah bisa tampil di depan orang lain setelah Perkiraan hari tindakan hingga keesokan harinya (kemerahan muncul, tetapi banyak yang bisa menyamarkannya dengan makeup sejak keesokan harinya dan kembali bekerja atau melayani tamu seperti biasa. Segera setelah tindakan, kemerahan lebih terlihat jelas, jadi sebaiknya hindari acara di depan umum saat itu. Munculnya bervariasi antar individu). Tingkat bengkak dan memar bervariasi antar individu, tergantung kondisi tubuh dan luas area tindakan.
Perjalanan dari hari tindakan hingga hasil akhir
Segera setelah tindakan, seluruh wajah sering terasa kemerahan dan panas seperti terbakar matahari, disertai perih. Umumnya mencapai puncaknya dalam beberapa jam lalu berangsur mereda. Pada hari ini, rawat kulit dengan lembut menggunakan salep pelindung dan pelembap yang diresepkan, serta hindari makeup, cuci muka berlebihan, dan mandi berendam. Mendinginkan kulit dapat membantu meredakan rasa panas.
Kemerahan mereda meski masih tersisa, dan kulit permukaan sering terasa kering serta kencang. Kebanyakan orang sudah bisa keluar rumah atau bekerja dengan menyamarkan kemerahan menggunakan makeup sejak hari ini, meski munculnya bervariasi antar individu. Foundation umumnya dapat menutupi kemerahan cukup baik.
Kemerahan semakin memudar, dan sebagian orang mengalami pengelupasan halus, tekstur kasar, atau keropeng. Terus jaga kelembapan kulit dan biarkan kulit atau keropeng lepas dengan sendirinya tanpa dikelupas paksa. Lanjutkan perlindungan dari sinar UV.
Pengelupasan dan keropeng mulai mereda, dan sebagian orang mulai merasakan kulit lebih halus serta perubahan warna kulit. Perubahan pada pori-pori dan bekas jerawat berlangsung secara bertahap. Pada umumnya, downtime yang tampak secara visual sudah mereda pada tahap ini.
Kulit mulai stabil pada periode ini. Sebagian orang merasakan perubahan pada kekencangan, tekstur, dan tampilan pori-pori. Ini juga saat yang tepat untuk mempertimbangkan tindakan berikutnya atau perawatan lain. Rasa perubahannya bervariasi antar individu.
Regenerasi kulit terus berlangsung, dan sebagian orang mulai melihat perubahan pada bekas jerawat, pori-pori, dan kualitas kulit secara lebih jelas. Perubahan bisa terasa hanya dengan satu kali tindakan, tetapi umumnya beberapa kali tindakan dilakukan sesuai tujuan.
Perubahan pada bekas jerawat dan pori-pori umumnya sulit tuntas dalam satu kali tindakan, dan hasil akhir cenderung lebih stabil setelah beberapa kali (perkiraan sekitar 3–6 kali) dengan jeda sekitar sebulan sekali. Jumlah tindakan yang diperlukan dan munculnya efek sangat bervariasi antar individu, sehingga disarankan menyusun rencana bersama dokter setelah pemeriksaan.
Bilah menunjukkan perkiraan tingkat bengkak (dapat bervariasi antar individu).
Gejala yang sering muncul
| Gejala | Frekuensi | Waktu muncul | Lama berlangsung | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| Kemerahan (rasa panas, seperti terbakar matahari) | Tinggi | Segera setelah tindakan | Perkiraan hari tindakan hingga 2–3 hari (bisa berlangsung lebih lama pada pengaturan yang lebih dalam) | Area yang luas seperti pipi cenderung lebih terlihat jelas. Munculnya bervariasi antar individu. |
| Perih dan rasa panas | Tinggi | Segera setelah tindakan | Perkiraan hari tindakan hingga keesokan harinya | Sering mereda dengan pelembap dan pendinginan. |
| Bekas jarum berupa bintik-bintik, memar mikro | Sedang | Segera setelah tindakan | Perkiraan 2–5 hari | Cenderung muncul di area berkulit tipis seperti sekitar mata. |
| Kering, terasa kencang, mengelupas | Sedang | Keesokan hari hingga 3 hari setelahnya | Perkiraan 3–7 hari | Dapat terjadi seiring proses pergantian sel kulit. Jangan dikelupas paksa, cukup dijaga kelembapannya. |
| Keropeng, tekstur kasar | Sedang | 2–3 hari setelahnya | Perkiraan 3–7 hari | Cenderung muncul pada pengaturan jarum yang lebih dalam atau kombinasi bahan aktif. |
| Bengkak, terasa sembap | Rendah | Segera setelah tindakan | Perkiraan 1–2 hari | Dapat muncul jika dikombinasikan dengan infus bahan aktif atau skin booster. |
| Peningkatan jerawat atau komedo sementara | Rendah | Beberapa hari hingga 1–2 minggu setelahnya | Perkiraan 1–2 minggu | Dapat muncul sementara. Jika berlangsung lama atau memburuk, konsultasikan dengan dokter yang menangani. |
| Hiperpigmentasi pascainflamasi | Rendah | Beberapa hari hingga beberapa minggu setelahnya | Beberapa minggu hingga beberapa bulan (bervariasi besar antar individu) | Risiko meningkat jika perlindungan dari sinar UV kurang atau ada iritasi kuat. Jika khawatir, periksakan diri. |
Kapan boleh melakukan apa? (pembatasan aktivitas)
| Aktivitas | Perkiraan boleh dimulai | Poin penting |
|---|---|---|
| Makeup | Sejak keesokan harinya (hindari pada hari tindakan) | Baik makeup dasar maupun makeup poin diperkirakan bisa dilakukan sejak keesokan harinya. Gunakan spons atau kuas yang bersih agar lebih aman. Hindari makeup tebal selama masih ada pengelupasan atau keropeng. |
| Cuci muka | Sejak malam hari tindakan (dengan lembut, tanpa digosok) | Cuci dengan lembut menggunakan air hangat suam-suam kuku dan sabun cuci muka yang lembut. Hindari scrub, produk peeling, dan menggosok kuat selama beberapa hari hingga sekitar 1 minggu. |
| Mandi shower | Bisa dilakukan sejak hari tindakan (hindari air panas langsung ke wajah) | Mandi shower umumnya sudah bisa dilakukan sejak hari tindakan, tetapi hindari menyiramkan air panas langsung ke wajah. |
| Mandi berendam / aktivitas yang menghangatkan tubuh | Hindari pada hari tindakan, mulai keesokan harinya sambil melihat kondisi | Sirkulasi darah yang meningkat kuat dapat memperkuat kemerahan dan rasa panas. Sebaiknya hindari berendam lama selama beberapa hari. |
| Minum alkohol | Hindari pada hari tindakan (mulai keesokan harinya sambil melihat kondisi tubuh) | Alkohol meningkatkan sirkulasi darah dan dapat memperpanjang kemerahan, rasa panas, serta bengkak. |
| Olahraga | Mulai ringan sejak keesokan harinya (hindari pada hari tindakan) | Olahraga berat yang membuat berkeringat cenderung memperkuat kemerahan dan perih, jadi hindari pada hari tindakan. |
| Sauna, pemandian batu panas | Perkiraan mulai 2–3 hari setelahnya | Berkeringat banyak dan suhu tinggi dapat memperpanjang kemerahan dan rasa panas, serta perlu diperhatikan dari sisi kebersihan. |
| Perlindungan UV, paparan sinar matahari | Sejak segera setelah tindakan (hindari sengatan matahari selama beberapa minggu) | Kulit setelah tindakan lebih sensitif terhadap sinar UV, dan risiko hiperpigmentasi meningkat. Lindungi kulit dengan tabir surya, topi, dan payung. |
| Perawatan kulit yang mengiritasi seperti gesekan kuat, scrub, retinol | Setelah sekitar 1 minggu | Peeling, scrub, produk vitamin A, dan perawatan kulit lain yang mengiritasi kuat sebaiknya dihentikan sementara sampai kulit stabil. |
| Lensa kontak | Bisa dipakai sejak hari tindakan (jika tindakan dilakukan di sekitar mata, tunggu kemerahan dan bengkak mereda) | Jika tindakan dilakukan hingga tepi mata, lebih aman memakai lensa kontak setelah kemerahan dan bengkak mereda agar tidak menggosok area tersebut. |
| Eyelash extension, perawatan alis, dll. | Setelah beberapa hari | Jika tindakan dilakukan di sekitar mata atau alis, bahan kimia dan gesekan mudah mengiritasi, jadi lakukan setelah kulit stabil. |
Tentang nyeri dan anestesi
Perkiraan tingkat nyerinya adalah Ringan. Umumnya krim anestesi topikal dioleskan sebelum tindakan. Bagi yang khawatir dengan rasa nyeri, berkonsultasi terlebih dahulu dapat membuka opsi penambahan anestesi atau penyesuaian pengaturan. Dengan penggunaan krim anestesi, rasa yang dirasakan umumnya berupa getaran seperti tertusuk-tusuk halus dan kasar, yang bagi kebanyakan orang masih dapat ditoleransi. Area dekat tulang seperti dahi, sisi hidung, dan garis rahang, atau pengaturan jarum yang lebih dalam, cenderung terasa lebih nyeri. Setelah tindakan, rasa perih dan panas dapat berlanjut dari hari tindakan hingga keesokan harinya. Rasa yang dirasakan bervariasi antar individu.
Tips mempercepat pemulihan
- Jaga kelembapan kulit secara rutin setelah tindakan. Gunakan salep pelindung atau pelembap lembut yang diresepkan untuk membantu pemulihan fungsi pelindung kulit.
- Pada hari tindakan hingga keesokan harinya, dinginkan kulit (tempelkan ice pack bersih dilapisi handuk sebentar) untuk meredakan rasa panas dan kemerahan.
- Hindari alkohol, olahraga berat, sauna, dan mandi berendam lama selama beberapa hari agar sirkulasi darah tidak terlalu terpacu, sehingga kemerahan lebih cepat mereda.
- Lindungi kulit dari sinar UV dengan baik. Terbakar sinar matahari cenderung memperpanjang kemerahan dan menimbulkan hiperpigmentasi.
- Jangan mengelupas paksa kulit yang mengelupas atau keropeng, biarkan lepas dengan sendirinya. Mengelupas paksa dapat meninggalkan hiperpigmentasi atau bekas.
- Cukupi tidur dan cairan tubuh, serta jaga ritme hidup yang teratur untuk membantu pemulihan. Jika gejala yang mengganggu berlanjut, segera periksakan diri.
Risiko dan efek samping (apa adanya)
- Kemerahan, perih, dan bengkak yang kuat dapat berlangsung lebih lama dari perkiraan (cenderung terjadi pada pengaturan yang lebih dalam atau kulit sensitif).
- Hiperpigmentasi pascainflamasi: kurangnya perlindungan UV atau iritasi kuat dapat meninggalkan bercak mirip flek (bervariasi besar antar individu).
- Infeksi, folikulitis: bakteri dapat masuk ke kulit setelah tindakan, menimbulkan kemerahan, nanah, atau jerawat.
- Kambuhnya herpes simpleks: bagi yang memiliki riwayat, misalnya di sekitar mulut, disarankan memberitahukan riwayat tersebut dan mendiskusikan obat pencegahan sebelumnya.
- Peningkatan jerawat atau komedo sementara dapat terjadi.
- Munculnya efek bervariasi antar individu, dan bekas jerawat atau pori-pori tidak selalu tuntas dalam satu kali tindakan (umumnya memerlukan beberapa kali tindakan).
- Dalam kasus jarang, pengaturan yang terlalu dalam atau kondisi kulit tertentu justru dapat memperburuk kondisi kulit atau meninggalkan bekas.
- Jika gejala yang mengganggu berlanjut, jangan menilai sendiri — konsultasikan dengan fasilitas kesehatan tempat Anda menjalani tindakan.
Jarak dan kombinasi dengan prosedur lain
Perkiraan sampai 2–4 minggu sebelum acara seperti pernikahan atau pemotretan. Untuk tindakan pertama atau pengaturan yang lebih dalam, reaksi kulit sulit diprediksi sehingga hindari menjelang hari-H; jika mengikuti paket beberapa kali, mulai dari beberapa bulan sebelumnya akan lebih aman Perkiraan sekitar sebulan sekali (umumnya diberi jeda 2–4 minggu dan diulang sekitar 3–6 kali sambil melihat kondisi kulit. Jumlah dan jarak sebaiknya ditentukan setelah pemeriksaan oleh dokter)
| Prosedur yang dikombinasikan | Waktu | Jarak yang diberikan | Alasan |
|---|---|---|---|
| Skin Booster (Water Glow Injection) | Boleh di hari yang sama | Bisa dikombinasikan di hari yang sama | Dengan tujuan menghantarkan bahan aktif melalui lubang mikro yang dibuat Dermapen, mengombinasikan injeksi water glow atau skin booster di hari yang sama sering dilakukan. Boleh tidaknya tergantung kondisi kulit, jadi konfirmasikan kepada dokter. |
| Chemical Peeling | Perlu jeda | 1–2 minggu | Keduanya memberi rangsangan pada permukaan kulit, sehingga jika digabung akan membebani kulit lebih besar. Beri jeda atau konsultasikan urutannya dengan dokter. |
| Laser Flek Hitam / Laser Toning | Perlu jeda | 2–4 minggu | Menumpuk prosedur permukaan pada wajah yang sama meningkatkan risiko kemerahan dan hiperpigmentasi, sehingga lebih aman dilakukan setelah kulit stabil. |
| Suntik Botox | Perlu jeda | 2 minggu – 1 bulan (atau di hari berbeda) | Meski bekerja pada lapisan yang berbeda, lebih aman melakukannya di hari berbeda atau memberi jeda untuk menghindari rangsangan segera setelah injeksi. Konsultasikan urutan dan boleh tidaknya di hari yang sama kepada dokter. |
| HIFU (High-Intensity Focused Ultrasound) | Perlu jeda | 2–4 minggu | Menumpuk perawatan mesin berbasis panas dan perawatan regenerasi kulit permukaan pada wajah yang sama cenderung membebani kulit lebih besar, sehingga umumnya diberi jeda. |
Cocok untuk siapa / perlu pertimbangan ekstra
Cocok untuk
- Yang khawatir dengan bekas jerawat (crater, kemerahan) atau pori-pori yang membesar
- Yang ingin meningkatkan kekencangan, tekstur, dan warna kulit
- Yang ingin menargetkan perubahan kualitas kulit dengan downtime yang relatif singkat
- Yang ingin memperbaiki kulit secara bertahap tanpa sayatan
- Yang memiliki waktu untuk menjalani beberapa kali tindakan secara bertahap
Pertimbangkan dengan hati-hati
- Yang memiliki jerawat aktif, eksim, infeksi, atau peradangan kuat di area tindakan (lakukan setelah mereda)
- Yang sedang mengalami herpes simpleks atau sering kambuh (perlu konsultasi dan pertimbangan obat pencegahan)
- Yang memiliki kecenderungan keloid atau bekas luka yang mudah menetap
- Yang sedang hamil atau menyusui (waktu dan boleh tidaknya perlu dikonsultasikan dengan dokter)
- Yang baru saja mengalami sengatan matahari kuat atau berencana terpapar sinar matahari dalam waktu dekat
- Yang memiliki alergi logam atau alergi terhadap bahan tertentu (perhatikan bahan yang dikombinasikan)